Khamis, 26 Februari 2009

Bicara buat isteriku.. (Iza)

Bermusim ku tinggalkan pelabuhan sepi,
Bersama sebuah sinar harapan,
Hadir mu bagai seraut pelangi,
Menerangi kelam di hati ini,
Tiada kata secantik bahasa,

Untuk ku madahkan buat mu,
Tiada gambar secantik lukisan,
Untuk ku pamer rasa di hati,
Aku bukan seorang pujangga,
Yang bisa bermain kata kata,
Aku bukan seorang pelukis,
Yang bisa melukis warna cinta ku,

Sayang...
Andai bisa ku petik bintang di langit,
Akan ku untai menjadi kerongsang mu,
Andai bisa ku kutip buih di laut,
Akan ku anyam menjadi selendang mu,
Tapi aku hanyalah aku,
Tiada apa melainkan seraut cinta,
Yang ku semai hanya untuk mu,
Yang ku bajai hanya buat mu,

Sayang...
Cerah langit tidak ke petang,
Ribut melanda di tengahari,
Namun aku tetap berdiri,
Dan aku tetap begini,
Sejuta onar pasti mendatang,
Segunung ombak pasti menghempas,
Namun andai setia di jiwa,
Bersama kita ke penghujung senja,
Hari ini... esok... dan selamanya...
Hanya engkau sinar mentari,
Hanya engkau kembang di taman hati,
Hanya engkau ku gelar isteri...
Iza.....

Tiada ulasan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...