Ahad, 26 Julai 2009

Kangen Band - Kembali Pulang

Bintang terlihat terang

Saat dirimu datang
Cinta yang dulu hilang
Kini kembali pulang

Lihatlah dia mulai bernyanyi
Coba merangkai mimpi
Cinta yang dulu pergi
Kini datang kembali

Wajahmu mengingatkanku
Dengan kekasihku dulu
Wajahmu mengingatkanku
Dengan masa laluku

Reff:
Kekasih yang dulu hilang
Kini dia tlah kembali pulang
Akan ku bawa dia terbang
Damai bersama bintang

Kekasih yang dulu hilang
Kini dia tlah kembali pulang
Betapa senang ku dendangkan
Dan takkan ku lepaskan

Wajahmu mengingatkanku
Dengan kekasihku dulu
Wajahmu mengingatkanku
Dengan masa laluku


Irwansyah - Camelia

Camelia maafkanlah aku

Karena ku tak bisa temani tidurmu
Camelia lupakanlah aku
Jangan pernah lagi kau temui aku

Kau wanita terhebat
Yang pernah singgah di hatiku
Kau wanita yang tegar
Aku mohon lupakan aku

[*]
Sudahlah jangan menangis lagi
Ku rasa cukup sampai di sini
Mungkin di suatu saat nanti
Kau temui cinta yang sejati


[**]
Sudah cepat lupakanlah aku
Jangan pernah ungkit masa lalu
Ku takut kekasihku pun tahu
Kau pernah menjadi simpananku

Camelia…

Kau wanita terhebat
Yang pernah singgah di hatiku

Jumaat, 24 Julai 2009

Marah.......

Abul Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Said Alkhudri r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: "Marah itu bara api maka siapa yang merasakan demikian, jika ia sedang berdiri makan hendaklah duduk, bila ia sedang duduk hendaklah bersandar (berbaring)."

Abul Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Said Alkhundri r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: "Awaslah kamu dari marah-marah, kerana marah itu bererti menyalakan api dalam kalbu anak Adam, tidakkah kamu melihat seseorang yang marah itu merah matanya dan tegang urat-uarat lehernya, kerana itu bila seseorang merasakan yang demikian hendaklah berbaring dan meletakkan badannya ditanah."

Sesungguhnya ada diantara kamu orang yang lekas marah tetapi juga lekas reda, maka ini seimbang dan ada yang lambat marah dan lambat sembuh (reda), ini juga seimbang, dan sebaik-baik kamu lambat marah dan cepat re;a. dan sejahat-jahat kamu yang cepat marah dan lambat sembuhnya."

Abu Umamah Albahili r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: "Siapa yang dapat menahan marah padahal ia dapat (kuasa) untuk memuaskan marahnya itu, tetapi tidak dipuaskan bahkan tetap ditahan/disabarkan, maka Allah s.w.t. mengisi hatinya dengan keridhoan pada hari kiamat."

Tercantum dalam Injil: "Hai anak Adam,ingatlah kepadaKu ketika kau marah, nescaya Aku ingat kepadamu diwaktu Aku marah (Yakni akan dirahmati oleh Allah s.w.t.) Dan relakan hatimu dengan pembelaanKu kepadamu, sebab pembelaanKu kepadamu lebih baik dari pembelaanmu terhadap dirimu sendiri."

Umar bin Abdul Aziz berkara kepada orang yang telah memarahkannya: "Andaikan engkau tidak membikin marahku, nescaya sudah saya beri hukuman." Yakni Umar ingin menurut kepada unjuran Allah s.w.t. didalam ayat yang berbunyi: "Walkaa dziminal ghaidha." (Yang bermaksud): "Dan mereka yang dapat menahan marah." kerana itu, ketika ia mendapat kesempatan untuk menahan maka langsung dipergunakan.

Umar bin Abdul Aziz melihat seorang yang mabuk, maka ketika akan ditangkap untuk dihumkum dera, tiba-tiba dimaki oleh orang yang mabuk itu, maka Umar kembali tidak jadi menghukum dera, dan ketika ditanya: "Ya Amirul mukminin, mengapakah setelah ia memaki kepadamu tiba-tiba engkau tinggalkan?" Jawab Umar: "Kerana ia menjengkel aku maka andaikan aku hukum (pukul) mungkin kerana murka ku kepadanya, dan saya tidak suka memukul seorang hanya membela diriku (untuk kepentingan diriku)."

Maimun bin Mahran ketika budaknya menghidangkan makanan dan membawa kuah, tiba-tiba tergelincir kakinya sehingga tertuang kuah itu kebadan Maimun dan ketika Maimun mahu memukul budak itu, tiba-tiba ia berkata: "Tuanku, laksanakanlah ajaran Allah s.w.t. (Yang berbunyi): "Walkadhiminal ghaidha." (Yang bermaksud): "Dan mereka yang menahan marah." Maimun berkata: "Baiklah." Maka budak itu berkata: "Kerjakan lanjutannya (ayat yang berbunyi: "Wal afina aninnas." (Yang bermaksud): "Dan engkau memaafkan orang." Maimun berkata: "Saya maafkan engkau." Budak itu berkata: "Kerjakan lanjutannya (ayat yang berbunyi: "Wallahu yhibbul muhsinin." (Yang bermaksud): "Dan Allah kasih kepada orang yang berbuat kebaikan." Maimun berkata: "Saya berbuat baik kepadamu, maka engkau kini merdeka kerana Allah s.w.t."

Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: "Siapa yang tidak mempunyai tiga sifat, tidak dapat merasa manisnya iman iaitu:

  • Kesabaran untuk menolak kebodohan orang yang bodoh
  • Warak yang dapat mencegah dari yang haram
  • dan akhlak untuk bergaul dengan manusia (dan akhlak untuk masyarakat)

    Ada seorang yang mempunyai kuda yang sangat dibanggakan, tiba-tiba pada suatu hari ia melihat kudanya patah satu kakinya sehingga tinggal tiga kaki, lalu ia bertanya kepada budaknya: "Sipa yang berbuat itu?" Jawab budaknya: "Saya." Ditanya lagi: "Mengapa?" jawab budaknya: "Supaya engkau risau." Berkata orang itu: "Saya akan membalas menjengkelkan siapa yang menyuruh engkau berbuat itu (yakni syaitan laknatullah)." Maka ia berkata kepada budaknya: "Pergilah engkau, saya merdekakan dan itu kuda untukmu."

Abul Laits berkata: "Seharusnya seorang mukmin bersifat sabar, tenang sebab itu termasuk sifat orang muttaqin yang dipuji oleh Allah s.w.t.

Allah s.w.t. berfirman (Yang berbunyi: "Walaman shobara waghafara inna dzailika lamin azmilumur." (Yang bermaksud): "Dan siapa yang sabar dan memaafkan maka itu termasuk seutama-utamanya sesuatu."

Allah s.w.t. berfirman (Yang berbunyi): "Wala tastawil hasanatu walas sayyi'atu idfa billati hiya ahsan fa idzalladzi bainaka wa bainahu adaa watun ka'annahu waliyyun hamim." (Yang bermaksud): "Dan tidak dapat disamakan kebaikan dengan kejahatan, tolaklah segala sesuatu itu dengan cara yang baik, tiba-tiba seorang yang musuh denganmu dapat berubah menjadi kawan yang akrab."

Juga Allah s.w.t. memuji Nabi Ibrahim a.s. dialam ayat (Yang berbunyi): "Inna Ibrahim lahalimun awwahun mubin." (Yang bermaksud): "Ssesungguhnya Ibrahim seorang yang sabar, selalu mengingati dosa dan kesalahan dirinya dan bertaubat."

Juga Allah s.w.t. berfirman didalam ayat (Yang berbunyi): "Fasbir kama shobaro ulul azmi minarrusuli." (Yang bermaksud): "Maka sabarlah sebagaimana kesabaran orang-orang yang bersemangat besar dari para rasul sebelummu."

Alhasan ketika mengingati ayat (Yang berbunyi): "Wa idza khatobahumul jaa hiluuna qaalu: salaamaa." (Yang bermaksud): "Dan bila dicaci maki oleh orang-orang yang bodoh-bodoh, mereka sabar tidak melayan."

Sebab sabar itu memang pahit pada mulanya tetapi manis pada akhirnya, sebagaimana kata pujangga: "Alhilmu awwalahu murrun madzaqatuhu, laakin akhiruhu ahla minal asali ashshabru kashshabiri murrun fi madzaqatihi laakin awaqibuhu ahla minal asali." (Yang bermaksud): "Sabar itu pada mulanya pahit rasanya tetapi akibatnya lebih manis dari madu. Sabar itu bagaikan jadam pahit rasanya tetapi akibatnya lebih manis dari madu."

Selasa, 21 Julai 2009

pantun rindu bayangan

ramai orang menjual berangan
berangan dari Indera Kayangan
Siang dan malam menggapai kenangan
merindu kasih dalam bayangan

naik mobil hajat ke pekan
singgah ke pekan membeli gula
terlerai kah kasih dalam pelukan
kesangsian dan cemburu menjenguk cuma?

mak enon menjual selasih
menjual selasih dalam perahu
ku gantung harapan membelai kasih
sudi kah kau menyapa rindu?

Pergi ke pekan membeli tenggiri
tenggiri bercampur si ikan todak
ke mana ku bawa hati ku ini
entah kan sudi entah kan tidak

ramai orang berhijrah ke Siantan
pergi membeli sebidang tanah
kalau cemburu jangan berlebihan
agar kasih tidak lah termusnah

berhati lara di pohon cemara
cemara berasal dari Senggora
ku kira dikau dalam dilema
mengelak kasih yang kian membara

berlipat ganda beras di huma
dijual mari ke kampong Sena
apa lagi perlu di tanya
atau kasih tidak di terima?

sedap sungguh air pegaga
buat penawar menghilang dahaga
Cemburu datang untuk menduga
apa kah rindu dalam dilema

memandu kereta ke tepi muara
muara puaka tempat berzanji
buangkan kesangsian luputkan derita
kasih ku datang menagih janji

Ahad, 12 Julai 2009

pakej ransangan kedua.........

Foto Obama jeling remaja Brazil popular di internet



OBAMA diperhatikan Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy (kanan) memandang belakang Tavares dalam sesi bergambar di sidang G8, kelmarin. Gambar kecil wajah Tavares.

ROME: Golongan muda dari negara membangun serta industri bersatu di L'Aquila di Itali ketika pemimpin Kumpulan Negara Lapan (G8) mengadakan sidang kemuncak.

Mereka dikenali sebagai 'Junior 8' atau J8 hadir bagi membincangkan tema kemiskinan dan pemanasan global. Seorang wakil setiap delegasi nasional berpeluang bertemu pemimpin negara mereka untuk mengambil gambar, Khamis lalu.

Wakil Brazil dari Rio de Janeiro, Mayara Tavares, 16, yang alam perjalanan bertemu Presiden Brazil, Luiz InĂ¡cio Lula da Silva, mendapat perhatian Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy serta Presiden Amerika Syarikat, Barack Obama.

Gambar yang seolah-olah menunjukkan Obama memandang punggung gadis itu kini amat popular di internet. Laman Drudge Report membuat lawak kejadian itu dengan menyiarkan foto itu menggunakan tajuk : 'Second stimulus package' (pakej rangsangan kedua).

Presiden Amerika itu ditunjukkan berada rapat dengan jelitawan Brazil dalam gaya lebih berwaspada. Laman J8 memberitahu latar belakang gadis itu:

"Mayara Tavares berusia 16 tahun dan tinggal di pinggir Rio de Janeiro, Brazil. Beliau mewarisi minat nenek dan bapanya untuk mengambil bahagian dalam masyarakat dan pergerakan sosial selain menjadi seorang aktivis memperjuangkan bagi hak kanak-kanak dan dewasa dalam masyarakatnya.

"Beliau baru-baru ini bertindak sebagai penyelidik dengan menemuramah masyarakat mengenai kehidupan mereka dan bagaimana rasanya hidup sebagai setinggan di bandar Rio de Janeiro.

"Menerusi hasil kerjanya inilah beliau cuba memperbaiki kehidupan masyarakat miskin di sebahagian besar pusat bandar, inisiatif dijalankan agensi Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu, Unicef, di Brazil. Beliau juga menjadi seorang anggota Forum Belia dalam kawasannya dan berharap terus membabitkan rakan sebayanya dalam kerja ini."

Lula memberi Obama sehelai jersi sukan Brazil yang ditandatangani pemain pasukan Brazil pada pertemuan sebelah pagi. Lula berasa megah dengan perlawanan bola sepak 28 Jun lalu di antara Amerika dan Brazil menyaksikan kekalahan Amerika dengan jaringan 3-2. - Agensi

kah.kah..kah.pakej rangsangan tur..kah.kah

Najib kunjungi ijtimak tabligh



NAJIB bersalaman dengan anggota tabligh ketika menghadiri Perhimpunan Dakwah Tabligh Sedunia di tanah lapang bersebelahan dengan Masjid Kuarters Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA), semalam.

NILAI: Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Razak, semalam sempat meluangkan masa bersama 200,000 jemaah yang menghadiri Ijtimak (Perhimpunan) Tabligh Sedunia di kawasan lapang berhampiran Masjid Kuarters Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA), dekat sini yang bermula Rabu lalu.

Perdana Menteri yang tiba jam 5.10 petang terus menunaikan solat Asar di kawasan khemah terbuka bersama anggota jemaah tabligh. Beliau kemudian menyampaikan ucapan ringkas mengalu-alukan kedatangan peserta.

"Saya mengucapkan selamat datang kepada saudara-saudara semua, Semoga Allah merahmati dan menjadikan kita umat yang berjaya," katanya.

Najib Kemudian menghabiskan masa kira-kira 30 minit bermuzakarah bersama ahli syura jemaah tabligh. Antara mereka ialah Sheikh Mohamad Ali. Bagaimanapun, wartawan tidak dibenarkan memasuki khemah khas untuk tetamu kehormat.

Jurucakap jemaah tabligh, Ridzuan Mohd Sagir, berkata mereka yang turut serta dalam muzakarah itu ialah tetamu luar negara seperti Prof Abd Rahman dari India.

Terdahulu, Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin, turut sama meluangkan masa kira-kira 45 minit menghadiri perhimpunan itu, semalam.

Sebaik tiba kira-kira jam 1.30 tengah hari, beliau mendengar taklimat mengenai majlis itu sebelum menyertai solat Zuhur berjemaah bersama peserta dari 40 negara termasuk Belanda, Amerika Syarikat, Jerman, Perancis dan India.

"Perdana Menteri bersama ahli syura tidak bercakap mengenai hal keduniaan, sebaliknya membincangkan perkara keimanan dan mendekatkan diri dengan Allah SWT," katanya.

Seorang lagi anggota jemaah tabligh yang turut menghadiri pertemuan itu, Prof Hanim Tahir, berkata Perdana Menteri turut meminta jemaah tabligh ketika berdoa di majlis penutup hari ini, mendoakan kesejahteraan dan kemakmuran negara.

Terdahulu, pada tengah hari semalam, Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin, turut meluangkan masa kira-kira 45 minit bersama jemaah dari 40 negara, termasuk Belanda, Amerika Syarikat, Jerman, Perancis dan India.

Bercakap kepada pemberita selepas itu, Muhyiddin menyifatkan perhimpunan berkenaan yang terbesar di dunia dan bersyukur kerana dapat menghadirinya serta bertemu pemimpin jemaah yang membicarakan soal cinta kepada agama, semangat ukhuwah Islamiah, bersikap sederhana dan usaha menyatukan ummah.

Ijtimak perkukuhkan dakwah Islamiah - TPM

NILAI 11 Julai - Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin hari ini meluangkan masa selama 45 minit bersama lebih 200,000 jemaah sempena Ijtimak (Perhimpunan) Dakwah Talbigh Sedunia yang berlangsung di sini sejak 8 Julai lalu.

Beliau yang tiba di lokasi berkenaan pada pukul 1.25 petang terlebih dahulu mengadakan pertemuan tertutup bersama pemimpin tabligh selain diberi taklimat oleh Ahli Syura' Tabligh Malaysia, Sheikh Muhammad Sheikh Ali di khemah tetamu.

Muhyiddin kemudiannya bersama-sama pemimpin berkenaan dan ratusan ribu jemaah tabligh mengerjakan solat zuhur di pekarangan khemah yang disediakan sebelum bersalaman dengan mereka sebelum meninggalkan lokasi ijtimak berkenaan.

Ketika ditemui pemberita selepas itu Muhyiddin berkata, ia merupakan perhimpunan tabligh sedunia yang besar dan beliau hadir untuk melihat dan bersama-sama jemaah di sini.

''Saya sudah berjumpa dengan pemimpin mereka dan diberi penjelasan bahawa ijtimak ini dilangsungkan untuk membicarakan ilmu dan berkaitan agama.

''Ia juga bertujuan menzahirkan semangat perpaduan dan memperkukuhkan dakwah Islamiah. Mereka bersikap sederhana dalam banyak hal.

'Saya bersyukur dapat bersama-sama jemaah talbigh, sembahyang berjemaah dan paling penting mereka juga berusaha menyatupadukan ummah," katanya.

Tinjauan Mingguan Malaysia di lokasi ijtimak hari ini mendapati kehadiran jemaah terus meningkat dan kesemua khemah yang disediakan termasuklah untuk tujuan sembahyang dipenuhi ratusan ribu jemaah tabligh.

Sebahagian besar daripada mereka yang ditemui memberitahu, terpaksa menyewa hotel-hotel berdekatan kerana lokasi sedia ada tidak lagi mampu menampung kebanjiran ratusan ribu jemaah dari seluruh pelosok dunia.

berita3

Sabtu, 11 Julai 2009

berita 2

pemimpin kumpulan Tabligh diseru satu padu ummah


NILAI: Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin, hari ini meluangkan masa melawat Ijtimak (Perhimpunan) Dakwah Tabligh Sedunia di kawasan lapang berhampiran Masjid Kuarters Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) di sini.

Beliau tiba pada kira-kira jam 1.30 petang dan sejurus tiba beliau dibawa ke sebuah khemah khas berhawa dingin dan kemudian diberi taklimat oleh ahli Syura Malaysia, Sheikh Mohamad Sheikh Ali mengenai perhimpunan itu.

Beliau kemudian menunaikan solat Zohor bersama ratusan ribu jemaah. Selesai solat dan sebelum beredar pulang pada kira-kira jam 2.15 petang, beliau sempat bersalam-salaman dan beramah mesra dengan jemaah.

Bercakap kepada pemberita kemudian, Muhyiddin berkata, beliau sudah berjumpa dengan pemimpin kumpulan perhimpunan tabligh tersebut dan menyeru mereka supaya sentiasa mementingkan soal kecintaan kepada agama, semangat perpaduan ukhwah Islamiah serta bersikap sederhana dan berusaha untuk menyatupadukan ummah.

"Perhimpunan kumpulan Tabligh ini adalah yang terbesar dan Alhamdulillah, saya bersyukur dapat bersama kumpulan itu pada hari ini," katanya ringkas.

Perhimpunan yang dihadiri kira-kira 200,000 jemaah dari 40 buah negara itu bermula Rabu lalu dan berakhir esok.

Perhimpunan itu adalah kali kedua diadakan di Malaysia selepas 27 tahun.

Kali pertama Malaysia sebagai tuan rumah perhimpunan itu, ia diadakan di Terengganu. - Bernama

berita

Najib hadiri majlis ijtimak di Nilai


NILAI: Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Razak, hari ini menghadiri majlis Ijtimak di sebuah tanah lapang di sini.

Najib yang tiba di majlis itu pada 5.10 petang bersembahyang Asar sebelum beramah mesra dengan jemaah lain serta bermuzakarah mengenai soal agama dengan ulama.

Kira-kira 100,000 pendakwah daripada lebih 40 negara menghadiri perhimpunan itu yang diadakan di tanah lapang bersebelahan dengan Masjid Kuarters KLIA, di sini.

Perhimpunan tiga hari itu berakhir esok. - Bernama

ijtimak

Oleh MOHAMMAD YASIR JAAFAR
utusanN9@utusan.com.my

NILAI 10 Julai - Masjid Kuarters Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA), dekat sini mencatat sejarah tersendiri apabila lebih 200,000 jemaah menunaikan solat Jumaat.

Kehadiran ratusan ribu jemaah itu merupakan sebahagian besar umat Islam dari seluruh dunia yang hadir sempena Ijtimak (Perhimpunan) Dakwah Tabligh Sedunia yang berlangsung selama tiga hari berhampiran masjid berkenaan.

Turut sama menunaikan solat Jumaat di masjid berkenaan ialah Menteri Besar Negeri Sembilan, Datuk Seri Mohamad Hasan bersama Pengerusi Jawatankuasa Bertindak Pembangunan Luar Bandar, Hal Ehwal Pengguna dan Kemudahan Awam negeri, Datuk Hasim Rusdi.

Mohamad dalam ucapan ringkasnya sebelum khutbah Jumaat berkata, beliau mengalu-alukan kehadiran jemaah tabligh ke negeri ini yang berhimpun dengan satu entiti untuk menyebarkan syiar Islam.

''Saya bagi pihak rakyat Malaysia mengucapkan selamat datang dan terima kasih. Saya bersyukur kepada Allah kerana dapat bersama-sama jemaah Tabligh dan berharap perhimpunan ini akan dapat meneruskan dakwah Islam kepada seluruh umat.

''Malaysia sebuah negara yang aman dan mengamalkan sikap terbuka dalam soal agama. Perhimpunan ini adalah bukti bahawa kebebasan untuk berdakwah, tidak seperti negara lain yang tidak bebas untuk menjalankan penyebaran agama Islam," katanya.

Mohamad berkata, solat Jumaat yang berlangsung di sini dengan kehadiran jemaah lebih 200,000 orang merupakan terbesar di Malaysia sekali gus menunjukkan kekuatan umat Islam sejagat.

Ijtimak (Perhimpunan) Dakwah Tabligh Sedunia ini menghimpunkan jemaah daripada China, India, Pakistan, Indonesia, Singapura, Brunei, Thailand dan sebagainya.

Sementara itu tinjauan Utusan Malaysia di lokasi ijtimak mendapati ratusan ribu umat Islam berpusu-pusu mengerjakan solat Jumaat dan keadaan menjadi sesak apabila mereka beredar meninggal masjid untuk kembali ke khemah yang disediakan berhampiran masjid berkenaan.

Kehadiran jemaah tabligh ini juga antara lain melibatkan aktiviti keagamaan seperti perbincangan, syarahan dan pengajian ilmu.

Dalam pada itu Ali @ Ma Jian Ming, 24, seorang jemaah China dari wilayah Ninsha berkata, dia akan berada di ijtimak ini selama 10 hari dan hadir bersama-sama 200 jemaah tabligh dari negaranya.

Syamsuri Tumirin, 24, jemaah dari Jawa Timur, Indonesia pula menjelaskan, perhimpunan ini mendidik dan mengajar beliau menjadi seorang muslim yang memahami ajaran Islam.

Jumaat, 3 Julai 2009

ijtimak


Assalamualaikum..


IJTIMA UMAT ISLAM SE MALAYSIA

TEMPAT


Berhampiran Masjid KLIA Kuaters, Labu , Nilai.

TARIKH : 9-12 hb Julai 2009
ATURCARA ;

Asar, Jemaah mula masuk ke tapak perhimpunan

9-07-2009 – KHAMIS
- Selepas Solat Asar Ceramah Umum
- Selepas Solat Maghrib Ceramah Umum
- Selepas ceramah Solat Isyak

10-07-2009 – JUMAAT

- Selepas Solat Subuh Ceramah Umum
- 10.00 pg – 12.00 tgh Bacaan Kitab Hadith (Taklim)
- Solat Jumaat
- Selepas Solat Asar
- 1. Ceramah Umum
- 2. Program untuk Pelajar Madrasah
- Selepas Solat Maghrib Ceramah Umum
- Selepas Ceramah Solat Isyak
- Selepas Solat Subuh Ceramah Umum

11-07-2009 – SABTU

- 10.00 pg – 12.00 tgh Bacaan Kitab Hadith (Taklim)
- 10.00 pg – 12.30 tgh
- 1. Program Untuk Ulama
- 2. Program untuk Khawas
- 3. Program untuk Pelajar
- Selepas Solat Asar Ceramah Umum
- Selepas Solat Maghrib Ceramah Umum
- Selepas Ceramah Solat Isyak
- Selepas Solat Subuh Ceramah Pendek

12–07-2009 - AHAD
- 9.30 pg –Sebelum Zuhur1.

Nasihat Untuk Jemaah Yng Keluar Dan Musafahah2.
Doa Penutup Ijtimak
- Selepas Asar Nasihat2 untuk jemaah yg berkhidmat semasa ijtimak.

sekitar ijtimak 2





persediaan ijtimak





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...