Isnin, 16 Mac 2009

sayangku


Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
kau membuat diriku akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..

Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

Sabtu, 14 Mac 2009

Misteri rambut

1) RAMBUT LURUS
bijak, seorang yang happy, bergaya, cemburu,dan pandai dalam menguruskan sesuatu tanpa pertolongan

2) RAMBUT KERINTING TEBAL
kurang bijak, degil, cemburu kuat, romantic,banyak pergaulan dan susah dalam menyelesaikan masalah diri, tidak suka termenung

3) RAMBUT KERINTING NEGRO
bijak, ego, cemburu buta, romantic, memilih dan mudah mengamuk bila susah hendak selesaikan masalah

4) RAMBUT IKAL MAYANG
bijak, berfikir sebelum melakukan sesuatu,berfikiran terbuka, banyak pergaulan, dan mudah memaaf kan seseorang dengan kesilapan lalu.

5) RAMBUT HALUS/LEMBUT
bijak sangat, memilih, pemaaf, manja, tegas dan cepat melakukan perkerjaan dengan bersungguh-sungguh.

6) RAMBUT SIKIT
bijak, sentiasa berfikiran negatif pada seseorang, ego dan pandai membuka perniagaan walaupun kecil.

7) RAMBUT PERANG
kurang bijak, berfikiran terbuka, pemaaf, sosial dan bijak lari daripada masalah.

8) RAMBUT TEBAL
bijak, degil, cemburu, romantic, kasar, banyak kawan dan pandai mengambil hati seseorang.

9) RAMBUT KUSUT
sangat bijak, berfikiran terbuka, banyak pergaulan, garang, susah nak memaafkan seseorang, dan pandai dalam mengurusan sesuatu tanpa pertolongan.
p/s: malas sikat rambut

10) RAMBUT BERUBAN
kurang bijak, suka termenung, sosial sikit,berfikiran terbuka dan pandai selesaikan masalah diri

11)TIADA RAMBUT
TJ tak tau nak ckp apa......kesian

12) RAMBUT WARNA KEMERAH-MERAHAN ATAU KEHIJAU HIJAUAN
TJ ishhhh Ajishhhh....
kah..kah..kah

misteri pepatah lama

Peribahasa: Seperti anjing jantan dengan anjing betina.
Maknernyer: Dua orang yg pantang bertemu...asyik nak beromen aje.

Peribahasa: Sepandai-pandai lalat terbang akhirnya ke taik jugak dia hinggap.
Maknernyer: Orang kalau dah perokok tu...kalau dia berhenti....akhirnya dia gerenti start balik punya.

Peribahasa: Sepandai-pandai tupai melompat, tak pernah masuk ke sukan Olimpik.
Maknernyer : Jangan macam bagus....pasal yg macam bagus tu selalunya tak bagus

Peribahasa: Biar putih tulang jangan putih muka.
Maknernyee: Kalau surat beranak dah letak bangsa Melayu jangan eksen nak jadi Mat Salleh plak.....be proud of what you are.

Peribahasa: Kalau tidak ader angin masakan satu LRT boleh bau busuk?
Maknernyer: Ada orang kentotlah tu...

Peribahasa: Seperti kacang luperkan mamak kacang putih.
Maknernyer: Orang yg tak sedar diri....tak kenang jasa baik orang yg muler-muler memfofularkan dia.

Peribahasa: Ader udang di sebalik udang lain
Maknernyer: Jgn sangka yg duduk sorang kat tempat sunyi tu sorang....check betul-betul, mesti ader sorang lagi kat bawah ke, kat tengah ke, tengah baring ke...

Peribahasa: Biar mati anak jgn mati pucuk
Maknernyer: Kalau dah mati pucuk camner nak dapat anak.....btol tak?

Peribahasa: Sudah jatuh ditimpa piano
Maknernyer: Nasib malang yg tak agak-agak.

Peribahasa: Hidung tak mancung, gigi pulak yang mancung.
Maknernyer: maknernyer .. . . maknernyer.....maknernya........ jgn nak tersengeh-sengeh kat depan PC... pi buat kerja!!!!!

Semakin jauh kita dari landasan yang sepatutnya.. .........

Semakin jauh kita dari landasan yang sepatutnya.. .........
Ya Allah bantulah hambaMu yang lemah ini.


Soal 1: Surah manakah yang jumlah kalimatnya sama dengan seluruh jumlah surah Al-Qur'an?
Jawab: Surah at-Takwir.

Soal 2: Surah manakah yang dikenal dengan sebutan "jantung" Al-Qur'an?
Jawab: Surah Yasin.

Soal 3: Surah manakah yang dikenal dengan silsilah nasab Allah SWT?
Jawab: Surah al-Ikhlash.

Soal 4: Berapakah jumlah surah Al-Qur'an yang memiliki ayat sajdah wajib?
Jawab: Empat surah (as-Sajdah, Fushshilat, an-Najm dan al-'Alaq)

Soal 5: Surah manakah yang dikenal sebagai surah Imam Husain as?
Jawab: Surah al-Fajr.

Soal 6: Surah manakah yang memiliki nama yang sama dengan salah satu nama sungai di Iran ?
Jawab: Surah an-Nur.

Soal 7: Berapa surah yang dimulai dengan ungkapan alhamdulillâh?
Jawab: Lima surah (al-Fatihah, al-An'am, al-Kahfi, Saba ' dan Fathir).

Soal 8: Surah Al-Qur'an manakah yang memiliki sepuluh nama?
Jawab: Surah al-Fatihah.

Soal 9: Siapakah orang pertama yang menulis ilmu Tajwid?
Jawab: Abu 'Ubaid Qasim bin Salam.

Soal 10: Siapakah orang pertama yang telah menerjemahkan Al-Qur'an ke dalam bahasa Persia pada masa Rasulullah saw?
Jawab: Salman al-Farisi.

Soal 11: Siapakah orang pertama yang meletakkan titik di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Abul Aswad ad-Du`ali.

Soal 12: Dalam ayat manakah kalimat Allah diulangi sebanyak enam kali?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 283.

Soal 13: Di dalam ayat manakah tata cara berwudhu dijelaskan?
Jawab: Surah al-Maidah ayat 6.

Soal 14: Di dalam surah manakah shalat lima waktu disebutkan?
Jawab: Surah al-Isra' ayat 78.

Soal 15: Di dalam surah manakah masalah wilayah disebutkan?
Jawab: Surah an-Nisa'.

Soal 16: Surah manakah berakhiran dengan huruf ra'?
Jawab: Surah al-Kautsar.

Soal 17: Surah manakah yang berhubungan dengan Imam Ali as?
Jawab: Surah al-'Adiyat.

Soal 18: Dalam kurun waktu berapa tahunkah surah-surah Madaniah diturunkan?
Jawab: Sepuluh tahun.

Soal 19: Siapakah dua figur wanita di dalam Al-Qur'an yang telah banyak mendapatkan sanjungan Ilahi?
Jawab: Siti Maryam dan Siti Asiyah, istri Fir'aun.

Soal 20: Surah Al-Qur'an manakah yang memiliki arti "wanita yang teruji"?
Jawab: Surah al-Mumtahanah.

Soal 22: Siapakah dua orang wanita yang telah dicela oleh Al-Qur'an?
Jawab: Istri Nabi Luth as dan istri Nabi Nuh as.

Soal 23: Siapakah wanita yang telah mendapatkan julukan "ath-Thayibah" (wanita yang berbudi baik) di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Siti Maryam.

Soal 24: Surah apakah yang terakhir diturunkan kepada Rasulullah saw?
Jawab: Surah al-Maidah ayat 3.

Soal 25: Berapa huruf, kalimat dan ayat yang dimiliki oleh ayat terakhir Al-Qur'an?
Jawab: 79 huruf, 20 kalimat dan 6 ayat.

Soal 26: Surah manakah yang terakhir diturunkan di Madinah?
Jawab: Surah al-Maidah.

Soal 27: Surah manakah yang diturunkan terakhir secara keseluruhan?
Jawab: Surah al-Ikhlash..

Soal 28: Surah manakah yang terakhir diturunkan di Makkah?
Jawab: Surah ar-Rum.

Soal 29: Di surah manakah terdapat ayat hijab?
Jawab: Surah an-Nur ayat 31.

Soal 30: Ayat alhamdulillâh Robbil-'âlamîn disebutkan dalam berapa surah?
Jawab: Enam Surah (al-Fatihah, ash-Shafaat, al-Mukmin, az-Zumar, Yunus dan al-An'am)

Soal 31: Di dalam surah manakah disebutkan lima macam makanan?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 61.

Soal 32: Di dalam surah apakah Allah membicarakan mengenai diri-Nya?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 186.

Soal 33: Dalam berapa ayat Al-Qur'an Rasulullah saw disebutkan?
Jawab: Dalam 305 ayat.

Soal 34: Di dalam ayat manakah nama kelima nabi 'Ulul Azmi disebutkan?
Jawab: Surah al-Ahzab ayat 7.

Soal 35: Berapakah jumlah surah Al-Qur'an yang memiliki nama para nabi as?
Jawab: 6 surah (Muhammas, Ibrahim, Nuh, Hud, Yunus dan Yusuf).

Soal 36: Di dalam Al-Qur'an berapakah nabi yang disebut sebagai suri teladan yang baik?
Jawab: Dua nabi, yaitu Nabi Ibrahim as dan Nabi Muhammad saw.

Soal 37: Surah-surah apakah yang dinisbatkan kepada Rasulullah saw?
Jawab: Surah Thaha, Yasin, al-Muzzammil dan al-Muddatstsir.

Soal 38: Terdapat di dalam surah manakah Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Belqis?
Jawab: Surah Saba '.

Soal 39: Surah apakah yang pertama kali diturunkan?
Jawab: Surah al-'Alaq.

Soal 40: Berapakah ayat dan kalimat yang dimiliki oleh surah Al-Qur'an yang pertama kali diturunkan?
Jawab: 7 ayat dan 29 kalimat.

Soal 41: Surah manakah yang pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Persia ?
Jawab: Surah al-Fatihah.

Soal 42: Surah apakah yang pertama kali turun di Madinah?
Jawab: Surah al-Muthaffifin.

Soal 43: Terdapat di dalam manakah doa pertama Al-Qur'an?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 126.

Soal 44: Ayat apakah yang dibaca oleh kepala terpenggal Imam Husain as di kota Syam?
Jawab: Surah al-Kahfi ayat 9.

Soal 45: Berapa surahkah di dalam Al-Qur'an yang memiliki ayat sajdah?
Jawab: 4 surah..

Soal 46: Berapakah kalikah nama Rasulullah saw disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: 5 kali; 1 kali Ahmad dan 4 kali Muhammad.

Soal 47: Nama nabi manakah yang lebih sering disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Nabi Musa as.

Soal 48: Kisah Al-Qur'an manakah yang mendapatkan julukan Ahsan al-Qashsash (Kisah Terbaik)?
Jawab: Kisah Nabi Yusuf as.

Soal 49: Terdapat di dalam surah manakah kisah Isra' dan Mi'raj Rasulullah saw?
Jawab: Surah al-Isra'

Soal 50: Siapakah satu-satunya wanita yang disebutkan namanya di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Siti Maryam.

Soal 51: Surah manakah yang kaum wanita disarankan untuk banyak membacanya?
Jawab: Surah an-Nur.

Soal 53: Surah manakah yang turun berkenaan dengan Sayidah Fatimah az-Zahra as?
Jawab: Surah al-Kautsar.

Soal 54: Nama surah manakah yang berarti "kaum wanita"?
Jawab: Surah an-Nisa'.

Soal 55: Berapakah jumlah surah Al-Qur'an yang memiliki nama binatang?
Jawab: 5 surah, yaitu an-Nahl, al-'Ankabut, an-Naml, al-Baqarah dan al-Fil.

Soal 56: Burung apakah yang telah memusnahkan pasukan Abrahah?
Jawab: Burung Ababil.

Soal 57: Binatang apakah yang telah membinasakan Raja Namrud?
Jawab: Nyamuk.

Soal 58: Binatang apakah yang pernah mendapatkan wahyu?
Jawab: Lebah (an-Nahl ayat 68).

Soal 59: Siapakah orang-orang yang telah mengumpulkan Al-Qur'an pada zaman Rasulullah saw?
Jawab: Imam Ali as, Mu'adz bin Jabal, Zaid bin Tsabit, Ubai bin Ka'b dan Abu Zaid Zaid bin Nu'man.

Soal 60: Siapakah orang pertama yang mengarang tafsir Al-Qur'an?
Jawab: Sa'id bin Jubair.

Soal 61: Siapakah orang pertama yang mengumpulkan Al-Qur'an?
Jawab: Imam Ali as.

Soal 62: Apakah minuman terbaik yang disebutkan oleh Al-Qur'an?
Jawab: Air susu.

Soal 63: Apakah binatang terkecil yang disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Nyamuk.

Soal 64: Apakah malam terbaik menurut pandangan Al-Qur'an?
Jawab: Malam Lailatul Qadr.

Soal 65: Apakah cara terbaik untuk membaca Al-Qur'an?
Jawab: Tartil.

Soal 66: Apakah kitab-kitab samawi yang diturunkan pada bulan Ramadhan?
Jawab: Al-Qur'an, Injil, Taurat, Zabur dan Shuhuf.

Soal 67: Buku apakah yang dikenal dengan sebutan Ukhtul Qur'an (Saudari Al-Qur'an)?
Jawab: Ash-Shahîfah as-Sajjâdiyah.

Soal 68: Siapakah di antara imam ma'shum as yang memiliki suara yang indah ketika membaca Al-Qur'an?
Jawab: Imam as-Sajjad as.

Soal 69: Surah apakah yang dikenal dengan sebutan "Jantung Al-Qur'an"?
Jawab: Surah Yasin.

Soal 70: Terletak di dalam surah apakah ayat Al-Qur'an yang paling pendek?
Jawab: Surah ar-Rahman, yaitu ayat yang berbunyi mudhâmmatân.

Soal 71: Apakah bulan yang terbaik menurut Al-Qur'an?
Jawab: Bulan Ramadhan.

Soal 72: Apakah ayat yang terpanjang di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 282.

Soal 73: Terdapat di dalam surah manakan angka terbesar yang disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Angka 1000 di dalam surah ash-Shaffat ayat 137.

Soal 74: Kitab apakah yang dikenal dengan sebutan Akhul Qur'an (Saudara Al-Qur'an)?
Jawab: Nahjul Balaghah..

Soal 75: Berapakah kitab samawi yang disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: 6 kitab samawi, yaitu Injil, Taurat, Zabur, Shuhuf Ibrahim, Shuhuf Musa dan Al-Qur'an.

Soal 76: Apakah huruf yang lebih sering digunakan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Huruf alif.

Soal 77: Apakah huruf yang lebih jarang digunakan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Huruf zha'.

Soal 78: Apakah kalmat Al-Qur'an yang terpanjang dan terdapat dalam surah apa?
Jawab: Fa`asqoinâkumû h yang terdapat di dalam surah al-Hijr.

Soal 79: Berapakah jumlah huruf yang dimiliki oleh surah Al-Qur'an yang terpanjang?
Jawab: 25.500 huruf.

Soal 80: Berapakah jumlah huruf yang dimiliki oleh surah Al-Qur'an yang terpendek?
Jawab: 42 huruf.

Soal 81: Di manakah surah pertama Al-Qur'an diturunkan?
Jawab: Di Makkah.

Soal 82: Terletak di manakah ayat pertama yang memiliki sujud wajib?
Jawab: Surah as-Sajdah.

Soal 83: Apakah surah pertama yang dimulai dengan kata "qul"?
Jawab: Surah al-Ikhlash..

Soal 84: Apakah ayat pertama yang akan dibaca oleh Imam Mahdi as ketika beliau muncul kembali?
Jawab: Surah Hud ayat 86.

Soal 85: Surah apakah yang dkenal dengan sebutan Raihânatul Qur'an?
Jawab: Surah Yasin.

Soal 86: Surah manakah yang dinisbatkan kepada para malaikat?
Jawab: Surah Fathir.

Soal 87: Dalam kurun waktu berapa tahunkah surah-surah Makiyah diturunkan?
Jawab: 13 tahun.

Soal 88: Apakah hiasan Al-Qur'an?
Jawab: Suara yang indah.

Soal 89: Apakah musim semi Al-Qur'an?
Jawab: Bulan Ramadhan.

Soal 90: Apakah zikir terbaik?
Jawab: Membaca Al-Qur'an.

Soal 91: Ayat apakah yang diulangi sebanyak sepuluh kali di dalam surah al-Mursalat?
Jawab: Ayat wailun(y) yaumaidzin lil mukadzdzibîn.

Soal 92: Terletak di dalam surah manakah perintah untuk bershalawat kepada Rasulullah saw?
Jawab: Surah al-Ahzab ayat 56



" wahai tuhan ku, aku tak layak kesyurgamu ...namun tak pula aku sanggup keNerakamu.........,kami lah hamba yang mengharap belas darimu ........Ya Allah jadikan lah kami
hamba2 mu yang bertaqwa......ampunkan dosa2 kami, kedua ibubapa kami, dosa semua umat2 islam yang masih hidup mahupun yang telah meninggal dunia,
AMIN.

misteri........

1. Bukak Microsoft Word korang.
2. Taipkan dalam huruf besar, Q33 NY .. Q33 NY ni adalah number pesawat yang
melanggar WtC 11 September tu..
3. tukar saiz font tu kepada saiz 48.
4. Korang highlightkan Q33 NY tu kemudian tukar kepada font WINGDINGS. Apa
yang korang nampak?
Allahuakbar! !!..sesungguhnye benda ni dah lama wujud tanpa sesiapa yang
menjangkakannye ... Kelihatan gambar sebuah Kapal Terbang melanggar WTC
(menara berkembar tu) .. kemudian ade lambang tengkorak dan lambang yahudi
...

TJ: barang lama...koleksi misteri

TAUBAT........

CERITA BOHONG DAN TAUBAT PENUDUH TETAP DITERIMA.
- Diriwayatkan daripada Saidatina Aisyah r.a isteri Nabi s.a.w katanya: Apabila Rasulullah s.a.w ingin musafir, baginda biasanya mengadakan undian di kalangan isteri-isterinya. Undian tersebut dikeluarkan kepada isteri-isteri baginda. Sesiapa yang bernasib baik dialah yang akan keluar bersama Rasulullah s.a.w. Saidatina Aisyah berkata: Rasulullah s.a.w membuat undian di kalangan kami untuk memilih siapakah yang akan turut serta ke medan perang. Tanpa diduga undi akulah yang berjaya. Lalu aku keluar bersama Rasulullah s.a.w. Peristiwa ini berlaku selepas turunnya ayat hijab. Aku dibawa dalam Haudaj (sebuah bilik kecil untuk perempuan yang diletakkan di atas unta). Bilik inilah aku ditempatkan selama berada di sana. Setelah Rasulullah s.a.w selesai berperang, kami terus pulang. Kami berhenti rehat buat seketika di suatu tempat yang berhampiran dengan Madinah. Sebaik sahaja tiba waktu malam kami diminta supaya meneruskan perjalanan. Pada waktu yang sama aku bangkit dan berjalan jauh dari pasukan tentera. Apabila selesai membuang air besar aku kembali ke tempat kelengkapan perjalanan. Tatakala aku menyentuh dadaku mencari kalung, ternyata kalungku yang diperbuat dari manik Zafar (berasal dari Zafar, Yaman) hilang. Aku kembali lagi ke tempat tadi mencari kalungku sehingga aku ditinggalkan dalam keadaan tersebut. Sementara itu beberapa orang lelaki yang ditugaskan membawaku mengangkat Haudaj ke atas unta yang aku tunggangi kemudian terus pulang. Pada sangkaan mereka aku berada di dalamnya. Saidatina Aisyah berkata: Wanita pada waktu itu semuanya ringan-ringan, tidak terlalu tinggi dan tidak pula terlalu gemuk kerana mereka hanya memakan sedikit makanan menyebabkan para Sahabat tidak terasa berat ketika membawa serta mengangkat Haudaj. Apatah lagi aku pada waktu itu seorang gadis. Mereka membangkitkan unta dan terus berjalan. Sebaik sahaja mereka bertolak aku bertemu kalung yang kehilangan tadi. Aku pergi ke tempat perhentian mereka semasa berperang, namun tidak seorang pun yang ada di sana. Lalu aku kembali ke tempat perhentianku dengan harapan mereka sedar kehilanganku dan kembali mencariku. Ketika berada di tempatku, aku terasa mengantuk dan terus tertidur. Kebetulan Safuan bin al-Muattal as-Sulami az-Zakwani telah ditinggal oleh pasukan tentera supaya berangkat pada awal malam hinggalah dia sampai ke tempatku pada pagi tersebut. Dalam kesamaran dia terlihat seorang manusia sedang tidur. Dia menghampiriku dan didapati aku yang tidur di situ. Dia mengenaliku kerana pernah melihat aku sebelum hijab diwajibkan kepadaku. Aku tersedar oleh ucapannya ketika dia mengetahui bahawa aku tidur di situ. Aku segera menutup wajahku dengan kain tudung. Demi Allah! Dia tidak bercakap dengan aku dan aku juga tidak mendengar kata-katanya walaupun sepatah selain ucapannya sehinggalah dia meminta aku menunggang untanya. Tanpa membuang masa aku terima pelawaannya dan terus naik dengan berpijak ditangannya, lalu beredar dalam keadaan dia menarik unta sehinggalah kami berjaya mendapatkan pasukan tentera yang sedang berhenti rehat kerana panas terik. Celakalah penuduhku dan orang yang tetap dengan keangkuhannya iaitu Abdullah bin Ubai bin Salul. Setelah sampai di Madinah, aku jatuh sakit di Madinah selama sebulan setelah ku kembali. Sementara itu orang ramai sedang menyebarkan fitnah daripada pereka cerita bohong tetapi aku sendiri tidak mengetahuinya. Aku mula resah setelah Rasulullah s.a.w kelihatan berubah malah aku tidak lagi merasakan kelembutan Rasulullah s.a.w yang biasanya kurasakan ketika aku sakit. Rasulullah s.a.w cuma masuk mengucapkan salam kemudian bertanya: Bagaimana keadaanmu? Suasana ini menyebabkan aku semakin gelisah kerana bagiku, aku tidak melakukan keburukan. Setelah penyakitku beransur sembuh, aku keluar bersama Ummu Mistah ke tempat buang air besar. Ianya adalah tempat yang biasa kami kunjungi untuk membuang air besar dan kami hanya keluar pada waktu malam. Keadaan ini berterusan hinggalah kami membina tandas berhampiran dengan rumah kami. Kamilah orang arab yang pertama membina tandas untuk bersuci. Akhirnya kami merasa terganggu dengan tandas tersebut yang di bina berhampiran dengan rumah kami. Suatu hari aku keluar bersama Ummu Mistah binti Abu Ruhmi bin al-Muttalib bin Abdul Manaf. Ibunya adalah puteri Sakhrin bin Amir ibu saudara Abu Bakar as-Siddiq r.a, anaknya bernama Mistah bin Usaasah bin Abbad bin al-Muttalib. Setelah kami selesai buang air besar aku berjumpa dengan anak perempuan Abu Ruhmi berhampiran rumahku. Tiba-tiba Ummu Mistah terpijak pakaiannya lalu melatah sambil berkata: Celaka Mistah! Aku berkata kepadanya: Apakah engkau mencela seorang lelaki yang syahid dalam peperangan Badar. Dia menjawab: Wahai Saidatina Aisyah: Tidakkah engkau mendengar apa yang dia katakan? Aku menjawab: Tidak, apakah yang dia katakan? Lantas Ummu Mistah menceritakan kepada aku tuduhan pembuat cerita bohong. Mendengar cerita itu, sakitku bertambah kuat. Setelah sampai di rumah Rasulullah s.a.w masuk menjengukku. Baginda mengucapkan salam kemudian bertanya: Bagaimana keadaanmu? Aku menjawab: Apakah engkau izinkan aku berjumpa dua orang tuaku? Pada saat itu aku ingin kepastian tentang berita tersebut dari dua orang tuaku. Selepas mendapat keizinan daripada Rasulullah s.a.w, aku segera pulang ke rumah orang tuaku. Sebaik sahaja sampai di sana, aku bertanya ibuku: Mak, apakah cerita yang disebarkan oleh orang ramai mengenai diriku? Ibuku menjawab: Wahai anakku! Tabahkanlah hatimu! Demi Allah berapa orang sahaja wanita cantik berada di samping suami yang menyayanginya dan mempunyai beberapa orang madu tidak difitnahkan, bahkan ramai yang dilontarkan fitnah terhadapnya. Aku berkata: Maha suci Allah s.w.t! Apakah sampai begitu sekali orang ramai memfitnah ku? Aku terus menangis pada malam tersebut dan tidak lagi mampu menahan air mata. Aku tidak dapat tidur sehingga pada pagi keesokannya, aku masih lagi dalam keadaan demikian. Setelah beberapa ketika Rasulullah s.a.w memanggil Ali bin Abi Talib dan Usamah bin Zaid untuk membincangkan perceraian dengan isterinya. Ketika itu wahyu tidak diturunkan. Usamah bin Zaid memberi pertimbangan kepada Rasulullah s.a.w tentang penjagaan Allah terhadap isteri baginda dan kemesraan Nabi terhadap mereka sambil berkata: Wahai Rasulullah! Mereka adalah keluargamu. Kami cuma mengetahui apa yang baik. Manakala Ali bin Abi Talib pula berkata: Allah tidak menyulitkan kamu malah wanita selain daripadanya masih ramai. Jika engkau bertanyakan pembantu rumah pun, tentu dia akan memberikan keterangan yang betul. Saidatina Aisyah berkata: Lantas Rasulullah s.a.w memanggil Barirah (pembantu rumah) dan bertanya: Wahai Barirah! Apakah engkau pernah melihat sesuatu yang meragukan tentang Aisyah? Barirah menjawab: Demi Allah yang mengutusmu membawa kebenaran. Sekiranya aku melihat sesuatu padanya, nescaya aku tidak akan menyembunyikannya. Dia tidak lebih dari seorang gadis muda yang sering tertidur di samping adunan roti keluarganya sehinggalah binatang ternakan seperti ayam dan burung datang memakannya. Saidatina Aisyah berkata: Kemudian Rasulullah s.a.w berdiri di atas mimbar meminta pertolongan untuk membersihkan segala fitnah yang dilontarkan oleh Abdullah bin Ubai bin Salul. Saidatina Aisyah berkata lagi: Rasulullah s.a.w bersabda semasa berkhutbah: Wahai kaum muslimin! Siapakah yang ingin menolongku dari orang yang sanggup melukai hati keluargaku? Demi Allah! Apa yang aku ketahui hanyalah kebaikan. Beberapa orang telah menyebut tentang seorang lelaki yang aku ketahui bahawa dia seorang yang baik. Dia tidak pernah masuk berjumpa isteriku kecuali bersamaku. Lalu Saad bin Muaz al-Ansari bangun berkata: Aku yang akan menolongmu daripada orang itu wahai Rasulullah. Jika dia daripada golongan Aus aku akan memenggal lehernya dan sekiranya dia dari kalangan saudara kami daripada golongan Khazraj, perintahkanlah aku nescaya aku akan melaksanakan segala perintahmu itu. Saidatina Aisyah berkata: Mendengar kata-kata tersebut lantas Saad bin Ubadah bangun. Dia adalah penghulu golongan Khazraj, seorang yang salih tetapi kadang-kadang dia cepat radang kerana bongkak. Dia menjawab kepada Saad bin Muaz: Engkau bohong! Demi Allah engkau tidak dapat membunuhnya dan tidak mampu untuk membunuhnya! Lalu Usaid bin Hudair sepupu Saad bin Muaz bangun menjawab kepada Saad bin Ubadah: Engkau bohong! Demi Allah, kami akan membunuhnya. Engkau seorang munafik yang membela orang-orang munafik. Maka terjadilah pertengkaran hebat antara golongan Aus dan Khazraj, sehingga mereka hampir membunuh antara satu sama lain. Rasulullah s.a.w masih tetap berdiri di atas mimbar. Rasulullah s.a.w tidak henti-henti menenangkan mereka hinggalah mereka terdiam kerana melihat Rasulullah s.a.w diam. Saidatina Aisyah berkata: Melihat keadaan itu aku menangis sepanjang hari. Air mataku tidak berhenti mengalir dan aku tidak dapat tidur sehinggalah pada malam berikutnya. Dua ibu bapaku menganggap tangisanku itu boleh membawa kepada terbelahnya jantungku. Ketika ibu bapaku menunggu aku, seorang perempuan Ansar datang meminta izin menemuiku. Setelah aku mengizinkannya, dia terus masuk lalu duduk sambil menangis. Saidatina Aisyah berkata: Ketika itu Rasulullah s.a.w masuk memberi salam, lalu duduk bersama aku. Saidatina Aisyah berkata: Baginda tidak pernah berbuat demikian sejak berlakunya fitnah terhadapku sebulan yang lalu. Wahyu juga tidak diturunkan kepada baginda mengenai keadaanku. Saidatina Aisyah berkata: Rasulullah s.a.w mengucapkan Dua Kalimah Syahadah ketika duduk kemudian bersabda: Wahai Aisyah! Aku ketahui berbagai cerita telah diperkatakan tentang dirimu. Jika engkau memang tidak bersalah, Allah pasti tidak akan menyalahkan kamu. Tetapi seandainya engkau bersalah, pohonlah keampunan daripada Allah dan bertaubatlah kepadaNya kerana sesungguhnya apabila seorang hamba mengaku berdosa, kemudian bertaubat nescaya Allah pasti akan menerima taubatnya. Saidatina Aisyah berkata: Sebaik sahaja Rasulullah s.a.w selesai bersabda, aku bertambah sedih sehingga tidak terasa air mataku menitis. Aku berkata kepada ayahku: Jelaskanlah kepada Rasulullah s.a.w mengenai apa yang baginda katakan. Ayahku menjawab: Demi Allah! Aku tidak tahu apa yang harus dijelaskan kepada Rasulullah s.a.w. Kemudian aku berkata kepada ibuku: Jelaskanlah kepada Rasulullah s.a.w. Ibuku juga menjawab: Demi Allah! Aku tidak tahu apa yang harus dijelaskan kepada Rasulullah s.a.w. Lalu aku berkata: Aku adalah seorang gadis muda. Aku tidak banyak membaca al-Quran. Demi Allah! Aku tahu bahawa kalian telah mendengar semuanya itu sehingga tetap bersemadi di hati kalian, malah kalian mempercayainya. Jika aku katakan kepada kalian bahawa aku tidak bersalah, Allahlah yang mengetahui bahawa aku tidak bersalah, tetapi kalian tetap tidak mempercayaiku. Begitu juga sekiranya aku mengakui melakukan kesalahan, Allahlah yang mengetahui bahawa aku tidak bersalah dan kalian tentu akan mempercayaiku. Demi Allah, aku tidak punyai contoh yang tepat untuk aku dan kalian kecuali kata-kata yang disebut oleh ayah Nabi Yusuf a.s: Yang bermaksud: Kalau begitu bersabarlah aku dengan sebaik-baiknya dan Allah jualah yang dipohonkan pertolongan mengenai apa yang kamu katakan itu. Saidatina Aisyah berkata: Kemudian aku beredar lalu berbaring di tempat tidurku. Saidatina Aisyah berkata: Demi Allah! Pada saat itu aku yakin diriku tidak bersalah dan Allah akan menunjukkan bahawa aku tidak bersalah. Tetapi Demi Allah! Aku tidak menyangka bahawa wahyu akan diturunkan tentang permasalahanku kerana persoalanku adalah terlalu remeh untuk difirmankan oleh Allah s.w.t. Namun begitu aku mengharapkan agar Rasulullah s.a.w melihat dalam mimpinya bahawa Allah s.w.t membersihkan aku dari fitnah itu. Saidatina Aisyah berkata: Demi Allah! Rasulullah s.a.w tidak beredar dari tempat duduk baginda dan tidak ada seorangpun di kalangan keluarga kami keluar. Apabila Allah s.w.t menurunkan wahyu kepada NabiNya, baginda kelihatan berubah. Baginda duduk membongkok sambil berpeluh bagaikan mutiara pada musim sejuk kerana beratnya menerima firman Allah s.w.t yang diturunkan kepada baginda. Saidatina Aisyah berkata: Setelah itu Rasulullah s.a.w terus ketawa. Ucapan pertama baginda selepas menerima wahyu tersebut ialah sabdanya: Bergembiralah, wahai Aisyah! Sesungguhnya Allah s.w.t telah membersihkan kamu! Lalu ibuku berkata kepadaku: Bangunlah berjumpa Rasulullah s.a.w. Aku menjawab: Demi Allah! Aku tidak akan bangun berjumpa baginda. Aku hanya akan memuji kepada Allah s.w.t kerana Dialah yang menurunkan ayat al-Quran menyatakan kebersihanku. Lalu Allah s.w.t menurunkan ayat yang bermaksud: (Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita yang amat dusta itu ialah segolongan dari kalangan kamu) sebanyak sepuluh ayat. Allah s.w.t menurunkan ayat-ayat tersebut yang menyatakan kebersihanku. Saidatina Aisyah berkata: Lalu Saidina Abu Bakar orang yang selalu memberi nafkah kepada Mistah kerana dia adalah salah seorang daripada kaum keluarga Abu Bakar dan seorang miskin berkata: Demi Allah! Aku tidak akan memberikan nafkah kepadanya lagi selepas dia menfitnahkan Saidatina Aisyah r.a. Sebagai teguran terhadap tindakan itu Allah s.w.t menurunkan ayat sehingga ayat Yang bermaksud: Dan janganlah orang-orang yang berharta serta lapang hidupnya di antara kamu bersumpah tidak mahu lagi memberi bantuan kepada kaum keluarga hinggalah kepada firman Allah s.w.t yang bermaksud: Tidakkah kamu suka supaya Allah mengampunkan dosa kamu. Hibban bin Musa berkata: Abdullah bin al-Mubarak menyebut: Inilah ayat yang paling aku harapkan dalam Kitab Allah. Abu Bakar berkata: Demi Allah! Memang aku inginkan keampunan Allah s.w.t. Lalu Abu Bakar kembali memberikan nafkah kepada Mistah sebagaimana biasa dan berkata: Aku tidak akan berhenti memberi nafkah kepadanya. Saidatina Aisyah berkata: Rasulullah s.a.w pernah bertanya Zainab binti Jahsyin isteri Nabi s.a.w tentang masalahku: Apakah yang engkau ketahui atau apakah pendapatmu? Zainab menjawab: Wahai Rasulullah! Aku selalu menjaga pendengaran dan penglihatanku. Demi Allah! Apa yang aku ketahui hanyalah kebaikan. Saidatina Aisyah berkata: Dialah dari kalangan isteri-isteri Nabi s.a.w yang membanggakan aku. Allah s.w.t mengurniakan kepadanya sifat warak berbanding dengan saudara perempuannya iaitu Hamnah binti Jahsyin yang turut serta menyebarkan fitnah. Maka celakalah dia bersama orang-orang yang celaka!.

Tanda-tanda dunia di penghujung nyawa..

Tanda-tanda dunia di penghujung nyawa..


1) Penaklukan Baitulmuqaddis.
Dari Auf b. Malik r.a. katanya,Rasulullah s.a.w telah bersabda:

'Aku menghitung 6 perkara menjelang hari kiamat.' Baginda menyebutkan
salah 1
diantaranya, iaitu penaklukan Baitulmuqaddis.'
- Sahih Bukhari

~ dah jadi dah...

2) Zina bermaharajalela.
'Dan tinggallah manusia2 yang buruk, yang seenaknya
melakukan
persetubuhan seperti himar (keldai). Maka pada zaman mereka inilah
kiamat akan datang.' - Sahih Muslim

~ dah nampak dah... jangan dok asyik gi Golok sangat

3) Bermaharajalela alat muzik.
'Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, rusuhan & perubahan muka'.
Ada yang bertanya kepada Rasulullah; 'Wahai Rasulullah bila hal ini
terjadi?' Baginda menjawab: 'Apabila telah bermaharajalela bunyian(muzik)
& penyanyi² wanita' - Ibnu Majah

~ Mentor, Malaysian Idol, Akademi Fantasia, Anugerah Muzik...


4) Menghias masjid & membanggakannya.
'Di antara tanda2 telah dekatnya kiamat ialah manusia bermegahan dalam
mendirikan masjid' - Riwayat Nasai.

~ memang dah nampak dah...


5) Munculnya kekejian, memutuskan kerabat & hubungan dengan tetangga tidak
baik.
'Tidak akan datang kiamat sehingga banyak perbuatan & perkataan keji,
memutuskan hubungan silaturahim & sikap yang buruk dalam
tetangga.' - Riwayat Ahmad dan Hakim.

~ ada anak tak mengaku ada mak/bapak pasal malu...



6) Ramai orang soleh meninggal dunia.
'Tidak akan datang hari kiamat sehingga Allah mengambil orang2 yang baik&
ahli agama di
muka bumi, maka tiada yang tinggal
padanya kecuali orang2 yang hina & buruk yang tidak mengetahui yang makruf
dan tidak mengingkari kemungkaran' - Riwayat Ahmad

~ boleh kira berapa jer para ulama' yg tinggal...

7) Orang yang hina mendapat kedudukan terhormat.
'Di antara tanda semakin dekatnya kiamat ialah dunia akan dikuasai oleh
Luka' bin Luka'(orang yang bodoh & hina). Maka orang yang paling baik
ketika itu ialah orang yang beriman yang diapit oleh
2 orang mulia' - Riwayat Thabrani

........


8) Mengucapkan salam kepada orang yang dikenalnya sahaja.
'Sesungguhnya di antara tanda2 telah dekatnya hari kiamat ialah
manusia tidak mahu mengucapkan salam kepada orang lain kecuali yang
dikenalnya saja.' - Riwayat Ahmad

~ jiran sesama islam pon tak bertegur sapa...

9) Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. 'Di antara anda² telah hari kiamat
ialah akan muncul pakaian² wanita & apabila mereka memakainya keadaannya
seperti telanjang'.

~ fesyen zaman skarang (tube, spaghetti strap, g-string etc.)....
Masyaallah..kalau ada dlm ofis ni tegur2 le…


10) Bulan sabit kelihatan besar.
'Di antara tanda2 telah dekatnya hari kiamat ialah menggelembung
(membesarnya) bulan sabit.' - Riwayat Thabrani

~ tak caya gi tengok...


11) Banyak dusta & tidak tepat dalam menyampaikan berita.
'Pada akhir zaman akan muncul pembohong2 besar yang datang kepadamu
dengan membawa berita2 yang belum pernah kamu dengar & belum pernah
didengar oleh bapa2 kamu sebelumnya, kerana itu jauhkanlah dirimu dari
mereka agar mereka tidak menyesatkanmu & memfitnahmu' - Sahih Muslim

..


12) Banyak saksi palsu & menyimpan kesaksian yang benar.
'Sesungguhnya sebelum datang nya hari kiamat akan banyak
kesaksian
palsu & disembunyikan kesaksian yang benar.' -Riwayat Ahmad

~ tengok kes peperangan Iraq ...

13) Negara Arab menjadi padang rumput & sungai.
'Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang
rumput & sungai²' - Sahih Muslim

~ Dubai dah turun salji... Mina dah kene banjir...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...